WARGA BANGUNTAPAN BANTUL MENGAMUK GARA GARA DILARANG PAKAI MOBIL

Rabu, 20 Agustus 20140 komentar



Emosi lantaran dilarang memakai mobil, An warga Banguntapan Bantul, mengamuk Ny Sd yang tidak lain ibu kandungnya, Selasa (19/8). Tidak hanya menghardik dengan kata-kata kasar, tetapi lelaki berputra satu juga membanting material batu ke halaman rumah. Tidak hanya itu, pot bunga di halaman rumah juga tidak lepas dari amukan An.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan amarah An dipicu larangan memakai mobil oleh Ny Sd. Sikap keberatan tersebut lantaran tidak percaya dengan putranya itu. Merasa diperlakukan tidak adil, emosi An memuncak dan mengamuk.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Banguntapan. Petugas dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banguntapan Iptu Feby Dwinata SH langsung mengintrogasi An meski sebatas persoalan keluarga. "Bagaimanapun kamu tidak boleh mengamuk, dia ibu kamu," ujar Feby. Mendapat nasihat tersebut, An hanya tertunduk dan tidak sepatah katapun terucap.

Sementara Aiptu Munir mengatakan kelakuan An dinilai meresahkan dan tidak pantas dilakukan. "Mas kamu jika sudah lama tinggal di kampung ini, mestinya tidak perlu mengamuk, karena itu sangat membahayakan," ujarnya menasihati.

Petugas datang dengan senjata lengkap mengantisipasi keributan antar warga karena laporan yang masuk keributan tersebut melibatkan warga. Meski akhirnya diketahui antara anak dan orangtua. Petugas juga meminta maaf kepada orangtuanya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger