CARA MENGATASI MOBIL MOGOK DI JALAN

Sabtu, 27 September 20141komentar



Mobil mogok sangat sering terjadi, hal ini adalah wajar terutama bagi pemilik mobil yang baru memiliki mobil, mobil mogok ini bisa terjadi pada mobil baru sekalipun karena mesin mati di tengah jalan erat kaitannya dengan perawatan rutin mobil. Pada umumnya mobil mogok disebabkan oleh 2 hal yakni terganggunya sistem kelistrikan mobil (busi, aki, koil, dll), dan terganggunya sistem pasokan bahan bakar (selang bensin, karburator, pompa bensin, dll), berikut ini adalah cara mengatasi jika terjadi mesin mati di jalan.

Dorong Ke Pinggir
Pinggirkan mobil, hal ini sangat penting ketika mobil mogok atau berhenti dijalan (tengah jalan) maka pecinta otomotif harus meminggirkannya untuk perbaikan atau memeriksa penyebab mobil mogok. Carilah tempat yang rata dan ruang yang cukup lalu dorong mobil ke pinggir, jika kurang tenaga pendorong maka pecinta otomotif bisa meminta bantuan orang sekitar jalan untuk sedikit mendorong mobil ke tempat yang aman untuk dilihat kerusakannya, berikut tahap-tahapnya

Periksa Lampu Indikator
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat lampu indikator mobil, letaknya bisanya digabungkan dengan odometer (speedometer mobil). Cari lambang-lambang pada lampu indikator yang berwarna kuning atau merah karena biasanya warna kuning digunakan sebagai peringatan akan terjadinya gangguan pada komponen tersebut, sedangkan warna merah menandakan bahwa sudah terjadi gangguan pada salah satu komponen mobildan harus diperbaiki.

Lampu indikator ini memiliki banyak simbol antara lain: simbol aki, simbol air radiator, simbol oli, simbol rem, simbol bahan bakar, simbol mesin, dan lain-lain. Cari yang berwarna merah misalnya ada simbol air radiator yang berwarna merah hal ini menandakan jika air radiator sudah habis dan harus diisi, air radiator yang habis dapat menyebabkan panas berlebih pada mesin sehingga menimbulkan mogok.

Lampu indikator pada mobil ini sebenarnya terdiri atas 3 warna yakni merah, kuning dan hijau. Untuk warna hijau menandakan bahwa fungsi normal, kuning menandakan adanya peringatan sedangkan warna merah harus diperbaiki karena telah rusak, prinsipnya seperti lampu lalu lintas merah kuning dan hijau.

Jika Temperatur/ Suhu Mesin Tinggi
Jika pecinta otomotif menemukan suhu mesin terlalu tinggi, biasanya tertera pada indikator suhu yang meningkat drastis dan juga mobil keluar asap dari bagian radiator. Maka kemungkinan air radiator habis atau mendidih, pecinta otomotif bisa menggantinya dengan air yang masih dingin dan sekalian menunggu mesin dingin sekitar 30 menit, pecinta otomotif jangan langsung membuka radiator saat kondisi mesin panas/ suhu tinggi karena kemungkinan air panas tersebut muncrat sangat tinggi dan bisa mengenai tubuh, tunggulah kira2 30 menit agar air radiator dingin dan mesin mobil juga dingin lalu bukalah penutup radiator. Periksa apakah airnya habis/ keruh/ kurang, pecinta otomotif bisa menggantinya dengan air yang baru jika sudah keruh dan pecinta otomotif bisa menambahkan air jika habis atau berkurang.

Gejala mobil mogok karena kepanasan ini sangat sering terjadi pada mobil-mobil yang sudah cukup tua, kadang-kadang bagi orang yang belum paham mobil keluar asap dari bagian mesin sudah takutmnya bukan main (padahal itu adalah asap air radiator yang menguap).

Jika ada banyak gelembung udara pada air radiator hal ini menandakan cylinder head melengkung, jika hal ini terjadi segera panggil teknisi (bengkel) untuk segera ditangani, biasanya mobil akan di derek karena melengkungnya silinderhead termasuk kerusakan yang parah dan mobil tidak boleh dipaksa jalan.

Jika air radiator normal (tidak kekurangan air, tidak ada gelembung, tidak keruh) maka coba cek kipas radiator apakah kipas mati atau hidup. Jika kipas tidak berfungsi maka air pendingin akan cepat sekali panas sehingga mesin juga akan cepat panas.

Jika masalah temperatur atau suhu tidak ada masalah maka pemeriksaan dilanjutkan dengan suplai listrik atau sistem kelistrikan

Suplai Listrik dan Pengapian
Periksa sumber-sumber kelistrikan seperti busi, aki, koil dan cdi sehingga jika terjadi masalah pada salah satunya maka mobil sulit sekali hidup. Pada intinya sumber listrik adalah aki sebesar 12 volt kemudian disalurkan ke koil, fungsi koil adalah meningkatkan tegangan dari aki 12 volt menjadi ribuan volt (dilakukan oleh koil), tegangan tinggi dari koil ini akan disalurkan melalui capacitor discharge Ignition (CDI) menuju ke busi, busi akan memberikan percikan api untuk membakar bahan bakar pada ruang bakar (silinder).

Indikasi kerusakan sistem kelistrikan adalah jika distarter mobil seperti tidak kuat hidup maka kerusakan ada pada aki atau koil, jika terjadi hal semacam ini maka coba terlebih dahulu bersihkan dan kencangkan kabel-kabel aki dan koil karena pada mobil yang tidak tekor maka aki mobil tidak bisa rusak begitu saja. berikut tips merawat aki mobil.

Busi yang sudah soak kadang-kadang juga membuat mobil mogok, periksa kondisi busi apakah gosong atau tidak, berkerak atau tidak. Bersihkan busi dengan amplas agar nyala api tidak terhalang oleh kerak, jika busi sudah berwarna coklat lebih baik diganti dengan yang baru baca tips memeriksa kondisi busi busi rusak sering ditandai dengan suara ledakan dari knalpot apa lagi setelah di starter.

Cara memeriksa busi juga bisa dilakukan dengan mencabut salah satu kabel busi lalu pasang busi cadangan pada kabel busi tersebut dan tempelkan pada mesin mobil lalu starter, jika ada percikan maka busi masih baik dan jika tidak ada percikan maka pecinta otomotif bisa melepas semua busi dan membersihkannya.

Lalu bagaimana dengan CDI rusak, cirinya adalah mobil sering tersendat pada putaran mesin (rpm) tinggi bahkan sering mati terutama saat tanjakan dan putaran mesin tinggi, jika terjadi tanda-tanda mobil seperti itu brebet pada rpm tinggi bisa dikatakan CDI akan rusak dan CDI akan benar-benar rusak saat tidak ada listrik sama sekali ke busi padahal busi masih baik.
Untuk kerusakan pada koil biasanya ditandai dengan mobil tiba-tiba mogok setelah mobil berjalan beberapa kilometer seperti kehilangan strum, meskipun kerusakan lain juga mungkin terjadi misal bensin habis akan tetapi umumnya ini indikasi koil yang mengalami gangguan.
Suplai Bahan Bakar

Jika sistem kelistrikan normal maka coba periksa saluran bahan bakar mobil mulai dari pompa bbm, selang bahan bakar, karburator. Cara mengecek pompa bensin rusak adalah coba cabut slang bensin yang menempel pada karburator lalu masukkan ke botol, coba starter mobil jika ada bensin keluar lewat slang (ke botol) maka pompa dalam keadaan baik, jika tidak ada bensin yang keluar maka pompa bensin rusak.

Jika mobil menggunakan sistem injeksi EFI maka cara mengeceknya dengan memakai kunci no 17 untuk mengendorkan tempat injektor bensin (fuel rail) dekat tali gas (kendorkan sedikit saja jangan sampai lepas), lalu hidupkan mesin sambil amati apakah bensin seperti menyempot dengan keras atau tidak, jika masih menyemprot maka pompa bensin minta diganti. Jangan lupa periksa sekring jika ada yang putus atau leleh lekas ganti.

Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger