Rabu, 26 Agustus 2015 pukul 13.40 wib bertempat di Aula
Kecamatan Kasihan Bantul telah dilaksanakan Mediasi Perselisihan tentang
pengibaran bendera GPK Kota di rumah warga Rt 05 Sonopakis Lor Ngestiharjo
Kasihan Bantul.
Mediasi dihadiri oleh Kapolsek Kasihan Kompol Suwandi,
Danramil Kasihan Mayor Inf Nurhadi S, Wadanramil Kasihan Kapten Inf Abdul
Rohmad, Camat Kasihan Drs Soekendro, Lurah Desa Ngestiharjo Ibu Onny Oktavany,
Ketua PAC PDIP Kasihan Heri purnomo, Ketua PAC PPP Kasihan Ahmadiyo Laksono,
Dukuh Sonopakis Lor Jamari, Pemilik rumah dan pengibar bendera GPK Kota Saudara
DR, Perwakilan GPK Kota Saudara Fuad dan Deni serta tamu undangan 20 Orang.
Kegiatan diawali dengan Sambutan Camat Kasihan Drs
Soekendro berharap dengan adanya kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dengan
baik apalagi dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada yang tentu situasi
politik akan menjadi panas.
Kapolsek Kasihan Kompol Suwandi dalam sambutanya juga mengharapkan
kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dalam mediasi malam ini agar tercipta situasi
yang aman dan nyaman sehingga tahap kampanye pilkada tahun 2015 berjalan
kondusif.
Marilah kita ciptakan keamanan bersama, mari bergandeng
tangan, bersatu teguh bercerai kita runtuh. Masalah perbedaan dimasyarakat
biasa namun harus bisa menjaga dan menyadari kerukunan warga adalah utama.
Perselisihan ini bermula dengan adanya pengibaran bendera
GPK Kota di Sonopakis Lor Ngestiharjo Kasihan Bantul pada hari Senin, 24
Agustus 2015 pukul 20.00 Wib di Rumah Saudara DR (Anggota GPK).
Bendera GPK ini dikibarkan oleh Saudara DR dibelakang
rumahnya kemudian pada hari Senin, 24 Agustus 2015 pukul 20.00 Wib didatangi 8
orang bercadar yang ditemui oleh istri DR yang baru mengandung. Kedelapan orang
bercadar tersebut mengancam agar Bendera GPK diturunkan apabila tidak
diturunkan nanti akan ada massa yang datang menurunkan bendera tersebut
dikarenakan wilayah sekitar merupakan basis PDIP.
Setelah saudara DR pulang langsung dilapori istrinya
tentang masalah tersebut diatas. Habis mendapat laporan istrinya itu, saudara DRr
malah menambah memasang bendera sebanyak dua buah lagi dihalaman depan rumahnya
serta memasang status di Akun Facebooknya bahwa istrinya yang sedang hamil didatangi
8 orang yang mengancam untuk menurunkan bendera GPK tersebut.
Perbuatan saudara DR tersebut akhirnya memancing massa
GPK Kota mendatangi rumah Saudara Danar untuk pengamanan pada hari Senin, 24
Agustus 2015 pukul 20.00 Wib.
Selang 1 hari yaitu pada hari Selasa malam tanggal 25
Agustus 2015 massa PDIP berkumpul di dusun setempat untuk mengantisipasi
kejadian yang tidak diinginkan.
Atas kejadian tersebut Muspika Kasihan mengadakan Mediasi
ini dengan hasil kedua belah pihak menyatakan damai menganggap tidak ada
permasalahan lagi. Kegiatan mediasi selesai pukul 15.30 wib berjalan aman
lancar dengan pengamanan dari personil Polsek kasihan. (Sihumas Sek Kasihan)
Posting Komentar