WARGA SRIGADING SANDEN TUNTUT TUTUP TAMBAK UDANG

Kamis, 26 Juni 20140 komentar



Warga Srigading Sanden melakukan aksi dengan orasi menuntut / menolak tambak udang yang ada di Tegalrejo, Tegalsari, Ngepet, Baran, Cetan dan Sogesanden agar ditutup karena limbah mencemari lingkungan sekitar. Aksi Damai dilakukan di Balai Desa Srigading pada hari Rabu, tanggal 25 Juni 2014 pukul 9. 45 Wib.

Ratusan warga dipimpin oleh Ketua AMPAS (Aspirasi Masyarakat Petani dan Peternak Samas) Bapak Suparman meneriakan Yel Yel dan membawa alat peraga berupa Spanduk menyampaikan aspirasi warga untuk tetap menolak tambak udang yang menyemari di desanya. Limbah tersebut dapat mengganggu kehidupan pohon Mangrove, lahan pertanian dan perikanan.

Lurah Srigading Wahyu Widodo mengucapkan selamat datang kepada seluruh warga masyarakat yang telah hadir dihalaman balai Desa Srigading untuk menyampaikan aspirasi atau permasalahan masyarakat dengan tertib.

Selanjutnya diadakan audensi di ruang Kepala Desa oleh perwakilan peserta aksi unjuk rasa dan didapatkan kesimpulan kemudian tuliskan surat pernyataan yang isinya Pemerintah Desa Srigading menerima apa yang menjadi aspirasi dari warga masyarakat Desa Srigading dan akan membatalkan pembagunan tambak udang di tanah kas Desa Srigading dan akan menutupnya.

Aksi damai tersebut dikawal oleh Personil Sat Sabhara Polres Bantul dan Polsek Sanden hingga selesai dalamkeadaan aman dan tertib. (Sat Sabhara)

Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger