KAPOLSEK SEDAYU HADIRI SEMENAR KETAHANAN PANGAN DI KAMPUS UMBY

Kamis, 09 Oktober 20140 komentar



Kapolsek Sedayu Kompol Darwis menghadiri kegiatan seminar Nasional Ketahanan Pangan 2014 yang diadakan oleh Universitas Mercubuana Yogyakarta (UMBY) di Auditorium Gedung Rektorat Universitas Mercubuana Yogyakarta di Wilayah Kecamatan Sedayu, Rabu, 8 Oktober  2014 jam 09.00 Wib.

Kgiatan ini bertemakan “Rekayasa Teknologi dan Transformasi Sosial Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal” dan diadakan dalam rangka mendukung kedaulatan pangan.

Dalam sambutanya Awan Santosa, S.E,M.Sc selaku ketua panitia seminar mengungkapkan keprihatinan dunia pertanian di Indonesia. Banyaknya masalah pelik yang diadapi bangsa ini seperti liberalisasi perdagangan sehingga menimbulkan kartel impor tentu merugikan para petani. Terlebih nasib petani kini semakin sulit dengan keterbatasan subsidi pupuk, kemarau yang berkempanjangan dan hasil panen yang tidak menguntungkan para petani. Melalui SNKP 2014 yang juga ini diharapkan visi UMB Yogyakarta yaitu Angudi Mulyaning Bangsa dapat semakin dirasakan kemaslahatannya.

Seminar Ketahanan Pangan juga turut menghadirkan keynote speaker Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH. Saat ini kedaulatan pangan negeri ini sudah berada di titik yang cukup rawan. Hingga hari ini saja para petani tebu sudah menjerit sekeras - kerasnya tentang nasibnya. Impor gula yang dilakukan secara besar - besaran oleh pemerintah menjadi bukti bahwa kedaulatan pangan kita masih bergantung pada orang lain.

Saat ini perlu dilakukan langkah terobosan yang bisa mempercepat perbaikan di sektor pertanian. Penggunaan teknologi sudah sangat dimungkinkan bagi para petani. Ganjar mencontohkan penggunaan mesin penanam benih yang dilakukan petani di Sukoharjo. Satu contoh ini saja sudah menjadi bukti bahwa petani kita siap dengan modernisasi di bidang pertanian. Tinggal kita perlu menyediakan alat serta penyuluhan sehingga mereka dapat merasakan perubahannya.

Selain itu keterbutuhan informasi juga sangat perlu. Masih banyaknya para petani yang buta akan informasi menjadi kendala terlebih ketika memasuki masa panen. Sebagai contoh untuk harga panen petani sering kali anjlok karena petani tidak bisa membidik pangsa pasar yang bisa mereka jual dengan harga yang lebih baik. Mereka hanya menjual di tempat yang itu-itu saja, yang ketersediaan barangnya sudah banyak. Dengan menyediakan informasi melalui internet, petani tinggal membuka data informasi saja. Sehingga mereka dapat tahu mana daerah yang berpotensi untuk hasil panennya.

“ Melalui seminar ini saya harapkan muncul gagasan yang dapat menjadi mercusuar serta membuana, sehingga dapat saya bawa ke Senayan”, ujarnya.

Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis ke -28 UMB Yogyakarta diikuti oleh 47 pemakalah dari 12 perguruan tinggi di Propinsi se- Jawa-Bali. (Sihumas Sedayu)
           
Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger