MENGAPA MASIH ADA KEKERASAN DI SEKOLAH ?

Minggu, 12 Oktober 20140 komentar



Dalam beberapa hari ini, sebuah video kekerasan di sekolah kembali beredar. Berdasarkan seragam yang digunakan oleh siswanya, aksi kekerasan yang dilakukan oleh rekan satu sekolahnya tersebut diduga terjadi di ruang kelas sebuah Sekolah Dasar. Aksi tersebut direkam dengan menggunakan handphone salah satu siswa yang ada dikelas tersebut. Dalam video tersebut terdengar instruksi kepada rekan – rekan yang lain untuk melakukan kekerasan terhadap salah satu siswi.

Video yang diungguh dengan durasi 1 menit 52 detik tersebut menampilkan aksi kekerasan oleh rekan – rekannya terhadap seorang siswi perempuan yang menangis disebuah sudut ruang kelas tentu membuat kita prihatin. Sebuah adegan yang tidak pantas dilakukan oleh anak – anak di Sekolah Dasar, apalagi dilakukan dilingkungan sekolah. Hal ini tentu akan memunculkan beberapa pertanyaan, antara lain dimana pihak sekolah waktu itu? Bagaimana peran guru dalam mengawasi aktifitas siswa – siswinya di sekolah?

Sekolah sebagai tempat untuk membangun intelektual generasi penerus bangsa seharusnya juga identik dengan tempat yang membangun moralitas. Siswa yang pintar dan cerdas tetapi tidak bermoral, tentu bukan Output pendidikan yang diharapkan. Sehingga keseimbangan antara peningkatan intelektual siswa dan moralnya harus benar – benar diimplementasikan dalam dunia pendidikan.

Mengapa kekerasan di sekolah masih saja terjadi? Tentu banyak hal yang harus diperbaiki dan dijadikan objek untuk dievaluasi dan dirubah, khususnya pihak sekolah.

Berita tentang kekerasan oleh anak Sekolah Dasar diatas tentu bukan sesuatu yang indah untuk dibaca oleh para orang tua, sehingga tidak ada kata lain kecuali kekerasan harus dihentikan di sekolah.

Sekolah harus dijauhkan dari kekerasan, karena semua itu sangat bertentangan dengan tujuan pendidikan, yaitu untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger