Waka menambahkan, flash ball
atau pelontar gas air mata efektif melontarkan peluru gas air mata hingga 50
meter. Karena setelah ditembakkan akan keluar asap yang dapat memerihkan mata.
Senjata ini berfungsi untuk menceraiberaikan massa yang beringas, baik dalam
situasi tawuran atau aksi demo yang anarkis.
Maraknya aksi demonstrasi
seringkali dirasakan mengganggu ketertiban dan kelancaran kegiatan sosial
masyarakat serta sering menimbulkan gangguan keamanan. Polri diberi kewenangan
untuk menata keamanan dan ketertiban agar kepentingan umum yang lebih besar
tidak terkorbankan. Oleh sebab itu, Dalmas Polres Bantul harus siap secara
personel untuk mengatasi hal tersebut.
Selain penggunaan senjata
pengurai massa, dalam latihan bersama ini, anggota juga dilatih keterampilan
dalam menggunakan mesin chainsaw. Penggunaan mesin chainsaw erat kaitannya
dengan pelaksanaan tugas Sabhara dalam bidang pelaksanaan SAR terbatas, seperti
menolong korban bencana alam, pohon tumbang dan lain-lain.
Untuk dapat mewujudkan harapan
dan kepercayaan masyarakat, diperlukan kompetensi yang baik dari pelaksana atau
sumber daya manusia Polri, khususnya tugas yang diemban anggota Sabhara. Salah
satunya adalah dengan dilaksanakannya latihan bersama dalam menggunakan senjata
pengurai massa ini. (Sat Sabhara Res Bantul)
Posting Komentar