POLRES BANTUL AMANKAN PERTANDINGAN SEPAK BOLA PERSIBA BANTUL VS PERSEMAN MANOKWARI DAN PERSEPAR PALANGKARAYA VS PSIR REMBANG DI STADION SULTAN AGUNG BANTUL

Sabtu, 26 Oktober 20130 komentar



Kapolres Bantul AKBP Surawan, SIK kembali menerjunkan ratusan personilnya untuk mengamankan dua  pertandingan sepak bola play-off Indonesian Premier League (IPL) 2013 yaitu pada sore harinya Persiba Bantul melawan Perseman Manokwari dan pada malam harinya Persepar Palangkaraya melawan PSIR Rembang di Stadion Sultan Agung, Jumat, 25 Oktober 2013.

Pengamanan dibantu oleh TNI, Sat Pol PP Kab Bantul dan pengamanan Swakarsa. Pengamanan dilaksanakan di jalan raya, tempat parkir, pintu masuk lapangan dan di dalam stadion. Dipintu masuk lapangan petugas memeriksa para penonton yang membawa barang bawaan. Apabila barang yang dibawa penonton membahayakan maka petugas akan menyitanya demi keamanan bersama.

Pada pertandingan Jumat sore Persiba Bantul untuk sementara unggul 1-0 di babak pertama atas Perseman Manokwari, dicetak oleh Slamet Nur Cahyo.

Diawal laga, Persiba sebenarnya tampil tertekan. Setidaknya selama 15 menit awal, gawang Persiba yang dijaga Wahyu Tri Nugroho nyaris jebol lewat serangan-serangan yang dibangun Kornelis Kaimu.

Termasuk saat John Pattikawa melepas tendangan keras dari luar kotak pinalti tapi masih melambung tipis di atas mistar gawang Persiba.

Sementara Persiba yang tampil dengan kekuatan penuh baru bisa membongkar barisan pertahanan Perseman setelah menit 16. Sayang serangan yang dimotori oleh Ezequiel Gonzales tak kunjung membuahkan gol.

Menit 20, suporter Persiba bersorak kala heading Slamet Nur Cahyo menyambut umpan crossing Johan Manaji gagal diantisipasi kiper Perseman, Caitanus Ohoilulin. Skor 1 - 0 untuk kemenangan Persiba.

Dua menit berselang, Persemang nyaris menyamakan kedudukan. Beruntung heading Kornelis Kaimu masih melambung di atas mistar gawang Persiba yang dijaga Wahyu Tri Nugroho.

Strategi mengejutkan dilakukan Asisten Pelatih Persiba, Sajuri Syahid kala di menit 33, Ezequiel Gonzales ditarik keluar dan digantikan Imam. Serangan Persiba di sisa babak pertama pun sedikit lemah tanpa Eze. Babak pertama sementara berakhir 1 - 0 untuk kemenangan Persiba.

Situasi ini berlanjut di babak kedua. Persiba Bantul tidak ada penyerangan selama 15 menit pertama babak kedua. Slamet dan Johan kerap gagal mengirimkan umpan ke Kwateh maupun Ugiek di lini depan. Umpan pendek yang menjadi ciri khas Persiba lenyap. Mereka kerap memainkan bola lambung ke depan yang sangat mudah dipatahkan Ndubusi. Lini tengah Persiba pincang tanpa Ezze. Dua sayap Persiba, Danan dan Nopendi juga tidak tampil seperti biasa. Mereka jarang melakukan overlap ke daerah pertahanan Perseman.

Berada dalam tekanan membuat pertahanan Persiba panik. Eduardo Bizzaro menjatuhkan Tomy Oropka di dalam kotak penalti. Tanpa ragu wasit langsung menunjuk titik putih. Kapten Perseman, Lukas Latuperissa tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang Wahyu. Kedudukan imbang 1-1. Sajuri Syahid langsung merespon situasi ini dengan memasukan Gunawan menggantikan Johan Manaji. Ia berduet dengan Arwin menjadi gelandang bertahan. Sajuri pun kembali mengubah pola menjadi 4-2-3-1. I Made Wirahadi, yang masuk menggantikan Ugiek sendirian di lini depan Kwateh dimundurkan sejajar bersama Slamet dan Imam.

Pengubahan strategi ini tidak mengubah permainan Persiba Bantul. Tiga gelandang di belakang I Made tidak banyak membantu striker bernomor punggung 29 ini. Jarak antar lini juga malah semakin renggang. Arwin dan Gunawan juga tidak mampu menghentikan aliran bola Lukas ke daerah sayap. Meski demikian, Persiba bukannya tanpa peluang. Tendangan bebas Bizzaro dan jarak jauh I Made masih melebar dari gawang Caitanus Ohoilulin.

Memasuki menit ke-86, Perseman makin gencar menyerang. Sementara Arwin dan Gunawan juga mulai kelelahan. Lukas berhasil melewati mereka lalu mengirimkan umpan ke sayap. Rizal Lestaluhu, yang berada di sayap kanan berhasil melewati Danan dengan mudah lalu mengirimkan umpan tarik ke dalam kotak penalti Persiba. Kornelis Kaimu dengan mudah menceploskan bola. Perseman berbalik unggul 2-1 atas tuan rumah. Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah.

Selanjutnya pada malam harinya dilaksanakan pertandingan Persepar Palangkaraya melawan PSIR Rembang. Persepar Palangkaraya akhirnya berhasil mengalahkan lawannya dengan skor tipis 4-3.

Kemenangan Persepar dibuka dengan sepasang gol yang dicetak oleh Emile Mbamba dan Jecky Pasarela di lima menit babak pertama. Kemudian PSIR memperkecil ketertinggalan melalui Ranu Tri di menit 42.

Babak kedua, Persepar tanpa ampun menggempur barisan pertahanan PSIR. Termasuk di menit 54 saat Emile Mbamba melakukan sprint dan merangsek ke barisan pertahanan PSIR. Sayang, bola hasil sepakan Mbamba masih mengenai kaki kiper PSIR, Nanda Pradana.

Satu menit berselang, Bayu Pradana menjauhkan margin skor Persepar menjadi 3 - 1. Gol Bayu tercipta melalui tendangan keras setelah menerima umpan terukur dari Rudi Onu.

Tak berapa lama, kiper Persepar, Decky Ardian dianggap handsball karena sedikit meninggalkan kotak pinalti saat menangkap bola. Yoni Ustaf yang dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas sukses menyarangkan bola ke gawang Decky Ardian dan membuat skor menjadi 3 - 2 masih untuk Persepar.

Tak ingin PSIR menyamakan kedudukan, anak asuh Eddy Simon makin gencar melakukan serangan. Hasilnya positif kala pemain Persepar bertubuh mungil, Basri Lohy mencetak gol setelah berhasil lolos dari pengawalan pemain belakang PSIR di menit 65. Skor menjadi 4 - 2.

Tanpa dinyana, satu menit berselang, PSIR lagi-lagi menempel Persepar. Adalah pemain PSIR, Efendi yang berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan dengan melewati dua pemain dan menyarangkan bola ke gawang Persepar. Skor menjado 4 – 3.

Gol Efendi, menjadi gol penutup dalam laga tersebut. Persepar akhirnya lolos ke fase verifikasi dengan status juara grup L dan bakal bertanding melawan juara grup K, Pro Duta FC minggu depan.

Persepar Palangkaraya akhirnya menjadi juara grup L usai mengalahkan PSIR Rembang 4-3 dalam babak 'play off' Indonesian Premiere League (IPL) di Stadion Sultan Agung.

Pertandingan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.


Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger