

Mengawali
acara tersebut disampaikan sambutan dari Ketua MUI Kabupaten Bantul KH. Abdul
Kholiq Syfa’ dihadapan Menteri dan tamu undangan yaitu ucapan terimakasih
kepada Menpera dan jajarannya yang telah melakukan kunjungan di Ponpes An Nur
Ngrukem. Ia juga menjelaskan bahwa pondok pesantren merupakan suatu lembaga
pendidikan asli Indonesia yang sudah mendarah daging dimasyarakat Indonesia.
Dari
ponpes ini lahir santri-santri yang berkepribadian baik dan juga nrimo yang
nantinya akan langsung terjun ke masyarakat untuk mengabdikan dirinya bagi
kemajuan umat Islam. Saat ini pondok pesantren sudah banyak yang mendapat
dukungan dari pemerintah dengan adanya bantuan-bantuan berupa pembangunan
infrastrutur pondok pesantren.
Saat
ini banyak para orang tua yang ingin memberikan pendidikan bagi anak-anaknya di
pondok pesantren, karena harapan orang tua kelak setelah anak lulus dari pondok
pesantren akan memiliki kepribadian yang baik dan juga kemandirian. Namun saat
ini masih banyak pondok-pondok pesantren yang masih minim fasilitas
pendukungnya, banyak santri-santri yang memakai kamar secara beramai-ramai serta
minimnya fasilitas MCK juga membuat ketidaknyaman para santri dalam menuntut
ilmu.


Dalam
hal ini Pemerintah Kabupaten Bantul telah menyalurkan bantuan yang merupakan
program dari Kementrian Perumahan Rakyat berupa bedah rumah yang masuk kategori
rumah tidak layak huni.
Program
ini diharapkan akan berkelanjutan sehingga banyak warga masyarakat Bantul yang
terbantu dan kehidupan yang layak yang merupakan hak dari setiap warga
masyarakat Indonesia bisa didapatkan.
Pada
acara kunjungan Menpera ini juga dibagikan SK bantuan pembangunan rusunawa bagi
ponpes AN Nur dan juga SK bantuan pembuatan MCK untuk beberapa ponpes seDIY.
Dalam sambutannya Menpera sangat senang karena sambutan dari warga Bantul
sangat berkesan dan merupakan hadiah yang tidak ternilai. Dalam kesempatan ini
Menpera juga memperkenalkan Ibu Siti Hardiati Soeharto yang merupakan putri
dari mantan Presiden RI Bapak Soeharto. Pada kesempatan ini Menpera juga
menceritakan pengalaman hidupnya yang selama masa sekolah hingga menjadi
Menteri Perumahan Rakyat.
Rangkaian
acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah satu pengasuh Pondok
Pesantren An Nur, selanjutnya selesai acara Menpera langsung meninggalkan
Ponpes untuk melaksanakan rengiat yang lainnya. Dengan begitu anggota Polsek
sewon yang melaksanakan pengamanan juga sudah berakhir dalam keadaan aman dan tertib. (Sihumas
Sewon)
Posting Komentar