.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Menurutnya
pameran ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 17 s/d 19 Juni 2014
dan dalam penutupan nantinya akan dilaksanakan senam lansia serta pemberian
hadiah. Ditambahkan pula pameran ini diikuti oleh Gapoktan, kelompok tani,
Kelompok wanita tani dan home industri hasil pertanian, perikanan dan
kehutanan. Mengenai sumber dana pelaksanaan kegiatan dari bantuan BKPPP Kab.
Bantul dan swadaya Gapoktan, Kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kec.
Pajangan. Ia mengharapkan dengan pameran ini masyarakat mau mengkonsumsi bahan
baku pangan lokal sebagai makanan pokok dalam keluarga.
Bpk.
Ir. Imawan Eko Handriyanto MP dari BKP3 Kab. Bantul pada sambutannya
menyampaikan bahwa pameran ini bersamaan dengan pameran di Kec. Bantul, Kec.
Pandak, Sanden dan Srandakan. BPP Pajangan menurutnya baru yang pertama kali
dan merupakan terobosan mengadakan pameran hasil pertanian, perikanan dan
kehutanan di wilayah Kab. Bantul yang tujuan utamanya untuk memantapkan
ketahanan pangan.
Menurutnya
produk pangan lokal perlu dipromosikan hingga tingkat nasional. Ia juga
menyampaikan keberadaan Balai Penyuluh Pertanian adalah milik kita, kegiatannya
tidak hanya budi daya pertanian saja, perikanan, peternakan, kehutanan termasuk
di dalamnya dan sampai pada ovam/pengolahan pasca panen, pengemasan dan sampai
ke tingkat pemasaran. Menuruntnya pula kegiatan ini harus dikelola dengan
akuntabel sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ia mengajak para pelaku usah
pertanian, perikanan dan kehutanan untuk kreatif dan inovatif dalam
pemasarannya dan tidak bergantung kepada orang lain harus jemput bola sehingga
dapat meningkatkan kesejahteraan dan potensi dari Pajangan dapat terangkat,
Pameran ini adalah merupakan pintu masuk untuk mempromosikan hasil-hasil
pertanian, perikanan dan kehutanan.
Camat
Pajangan dalam sambutannya sangat mengapresiasikan baik kegiatan pameran ini
dan berterimakasih atas bantuan dari BKP3 kab Bantul dan swadaya dari gapoktan
di Kec. Pajangan sehingga kegiatan pameran ini dapat terlaksana.
Ia
mengajak warga masyarakat Pajangan, segala permasalahan berkaitan dengan
masalah pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan dapat dikonsultasikan ke
BPP Pajangan untuk diselesaikan dan dicari solusinya. Ia mengharapkan agar
kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya sehingga dapat
diketahui perkembangannya.
Menurutnya
kekurangan pangan dan ketidak merataan
pangan dapat menyebabkan efek kepada sektor ekonomi, sosial, keamanan hingga politik untuk itu perlu
kedaulatan pangan dengan memperdayakan potensi
pangan lokal. Ia mengharapkan pula dari BKP3 ada rekayasa agar tanah di
Pajangan yang mayoritas kering dapat diairi dan subur untuk ditanami.
Kreatifitas dari pengolahan hasil pangan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan
masyarakat Pajangan. Produk dari emping garut sebagai ikon pangan dari Pajangan
harus kita angkat sehingga dikenal oleh masyarakat luas.
Ia juga
menyampaikan di Bali Desa Sendangsari tadi telah dibuka Gebyar kearifan
lokal yang diikuti anak-anak SD salah
satunya SD Sendangsari dimana pada kesempatan tersebut diperkenalkan produksi
pangan lokal umbi-umbian, garut dan ketela pohon yang dikemas sedemikian rupa
sehingga sejak anak-anak nantinya akan cinta produk olahan pangan lokal tidak
yang instan-instan. Terakhir Ia mengharapkan dukungan dari BKP3 Kab. Bantul untuk
pengembangan produk pangan lokal di Kec. Pajangan.
Selesai
memberikan sambutan Camat Pajangan Dra. Sri Kayatun dengan resmi membuka
Pameran Pertanian, Perikanan dan Kehutanan di BPP Pajangan dan berkesempatan
untuk berbelanja hasil dari produk pangan lokal yang dipamerkan. Hingga
selesainya acara pembukaan pameran tersebut situasi kondusif aman. (Sihumas
Pajangan)
Posting Komentar