APEL BERSAMA DAN KERJA BHAKTI DALAM RANGKA PENCANANGAN “JOGJA GUMERAH”

Senin, 09 Maret 20150 komentar



Apel bersama dalam rangka pencanangan “Jogja Gumerah” digelar di halaman Masjid Agung Bantul, Minggu, 8 Maret 2015 pukul 07.30 Wib.

Pemerintah Kabupaten Bantul sengaja mengambil momentum pencanangan ”Jogja Gumerah” sebagai sarana Bantul yang anti terhadap Vandalisme dan anti Narkoba serta dalam rangka menyongsong kota Adipura pada tahun 2015-2016. Dalam pencanangan “Jogja Gumerah” ini, juga dilaunching logo baru Yogyakarta “Jogja Istimewa” yang menggantikan logo lama.

Bertindak sebagai pengambil apel adalah Wakil Bupati Bantul, Drs. Sumarno, Prs dan diikuti oleh kurang lebih 500 perserta yang terdiri dari unsur Forkopimda Bantul, TNI / POLRI, Kepala SKPD, Kepala Sekolah SMP, SMK dan SMA se-Kabupaten Bantul.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyatakan bahwa Kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Lingkungan yang kumuh dan pagar yang banyak corat coret dengan berbagai tulisan tidak menunjukkan budaya yang beradab.

Bantul merupakan kabupaten yang telah beberapa kali mendapatkan penghargaan Adipura, namun seiring perjalanan waktu beberapa tahun belakangan selalu tersingkir dari kabupaten lain. Untuk meraih kembali predikat Adipura, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat kita gerakkan untuk memperhatikan lingkungan. Apalagi dengan dicanangkannya “Jogja Gumregah” merupakan momentum yang harus disambut dengan gerakan nyata.

Predikat adipura bukanlah tujuan utama dalam gerakan ini, namun kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih dan sehat menjadi gerakan yang berkelanjutan. Mulai sekarang masyarakat harus menjauhi Vandalisme dan Narkoba yang sebenarnya tidak ada manfaatnya bahkan sangat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup Bantul, Drs. Eddy Susanto, dalam laporannya mengatakan gerakan membersihkan lingkungan dari sampah dan corat coret dipagar merupakan momentum dari gerakan “Jogja Gumregah”.

Gerakan yang dititikberatkan di lingkungan masjid agung “Manunggal” ini diikuti ASN baik negeri maupun swasta, Polres, Kodim untuk terlibat didalamnya ditambah masyarakat dan sekolah yang berada sekitarnya. Komplek Masjid Agung sengaja dipilih karena Masjid Agung merupakan gerbang utama memasuki kota Bantul, dan disitu terdapat taman kota dan hutan kota. Dua tempat tersebut merupakan syarat diraihnya adipura sehingga harus bersih dan terlihat asri.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan peralatan kerja bakti secara simbolis kepada perwakilan peserta dan dilanjutklan dengan kerja bhakti bersama.

Selama berlangsungnya kegiatan personil Polsek Bantul melakukan pengamanan hingga acara berakhir dalam keadaan aman tertib. (Sihumas Sek Bantul)

Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger