PENGAJIAN RUTIN DI DESA TAMANTIRTO

Sabtu, 11 Juli 20150 komentar



Jumat, 10 Juli 2015 pukul 18.00 Wib bertempat di Aula Balai Desa Tamantirto telah dilaksanakan pengajian rutin selama bulan Ramadhan bersama Muspika Kasihan.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Kasihan Drs soekendro, Kepala KUA Kasihan Drs Imam Mawardi Sag, Danramil Kasihan Mayor Nurhadi, Kapolsek Kasihan Kompol Suwandi, Lurah Desa Tamantirto Bapak Wisnu Ardi, Pamong Desa dan warga sekitar berjumlah 70 Orang.

Dalam Tausiyahnya, Drs Sutarjo MA (Kepala KUA Kotagede) menyampaikan agar amal ibadah kita diterima oleh Allah Subhanallahu Wa Ta’ala yaitu :

I. Mengiklaskan Niat

Mengiklaskan Niat ketika akan beramal hanya untuk mencari keridhoan Allah Subhanallahu Wa Ta’ala merupakan hal yang paling utama dalam beribadah dan merupakan syarat pertama diterimanya amal ibadah kita.

Semua amal yang kita lakukan tergantung kepada apa yang kita niatkan didalam hati.
Rosulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda: “hanya saja amalan itu tergantung kepada niat” (HR. Bukhori dan Muslim)

Maka janganlah kita melakukan suatu amalan karena selain Allah atau dengan niat ingin dilihat, didengar, atau dipuji oleh orang lain. Ikhlaskanlah semua amalan kita hanya untuk Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

II. Itiba’ (mengikuti contoh) Nabi shallallahu `alaihi wasallam

Mengikuti sunnah Nabi shallallahu `alaihi wasallam dalam beribadah merupakan syarat kedua agar amal kita diterima oleh Allah Subhanallahu Wa Ta’ala.

"Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikuti aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." (Q.S. Ali Imran 31)

Barangsiapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada dasarnya dari kami (Al-Qur’an dan Sunnah) maka amal itu tertolak. (HR. Muslim)

Ikhlas dan mengikuti sunnah yang shahih akan membuat kita merasa mudah dalam mengerjakan amal shaleh dan memberikan motivasi yang besar kepada kita dalam beribadah karena kita yakin dengan sebab itu amal shaleh kita pasti diterima oleh Allah Subhanallahu Wa Ta’ala. Dan Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk manusia dan batas kemampuan manusia.

"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu"

[Al-Baqarah : 185]

Kita sudah mengetahui syarat diterimanya suatu amal, maka kita harus berusaha mengikhlaskan semua amal ibadah yang kita lakukan untuk mencari keridhoan Allah Subhanallahu Wa Ta’ala semata dan wajib mengikuti sunnah Nabi shallallahu `alaihi wasallam dan bila tidak ada sunnahnya janganlah kita lakukan karena syariat islam ini telah sempurna yang tidak perlu penambahan dan pengurangan, maka sebelum kita beramal perlu tau terlebih dahulu apakah amalan tersebut pernah contohkan oleh Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam dan para sahabatnya Radhiyallahu 'anhum.

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu” (Al-Maidah: 3).        Kegiatan selesai pukul 09.45 Wib berjalan aman dan lancar. (Sihumas Sek Kasihan)

Share this article :

Posting Komentar

 
Link : Humas Polri | Humas Polda DIY | Humas Polres Bantul
Copyright © 2011. Humas Polres Bantul - All Rights Reserved
Operator Blogspot : Aiptu Agus Suryanto Published by Humas Polres Bantul
Proudly powered by Blogger